Erwin Pastikan MPLS 2026 di Kota Bandung Berjalan Ramah Anak, Perkuat Karakter dan Cegah Perundungan

Erwin Pastikan MPLS 2026 di Kota Bandung Berjalan Ramah Anak, Perkuat Karakter dan Cegah Perundungan

BANDUNG, hu-pakuan.com – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di seluruh sekolah di Kota Bandung berlangsung ramah anak, bebas dari praktik perpeloncoan maupun perundungan. Momentum MPLS juga diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun karakter, akhlak, dan semangat belajar peserta didik sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.

Komitmen tersebut ditegaskan Erwin saat melakukan monitoring pelaksanaan MPLS di SDN 184 Buahbatu dan SDN 069 Cipamokolan Derwati, Rabu, 15 Juli 2026.

Pada kunjungan pertama di SDN 184 Buahbatu, Erwin didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron. Keduanya meninjau langsung pelaksanaan MPLS, menyapa peserta didik baru, memberikan motivasi, serta berdialog dengan para guru mengenai proses pembelajaran di sekolah.

Menurut Erwin, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari keberhasilan membentuk karakter dan akhlak peserta didik. Karena itu, guru memiliki peran penting sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.

"Guru adalah sosok yang digugu dan ditiru. Karena itu guru harus mampu menjaga akhlakul karimah dan memberikan contoh yang baik kepada murid-muridnya. MPLS harus menjadi sarana memperkuat kebersamaan, bukan menjadi ajang perpeloncoan ataupun pembulian. Hal-hal seperti itu tidak boleh lagi terjadi di sekolah," ujar Erwin.

Ia menegaskan, seluruh tenaga pendidik memiliki tanggung jawab menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan sehingga peserta didik mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara positif.

Selain memberikan arahan kepada guru, Erwin juga menyampaikan pesan kepada peserta didik baru agar memiliki semangat belajar yang tinggi dan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai bekal utama meraih masa depan.

Mengutip pesan Rasulullah SAW, ia mengajak anak-anak untuk terus mencintai ilmu dan menjadikannya bagian dari kehidupan.

"Anak-anak harus tumbuh menjadi orang yang berilmu, menjadi penuntut ilmu, menjadi pendengar ilmu yang baik, sekaligus menjadi orang yang mencintai ilmu. Kalau empat hal itu dijalankan, insyaallah akan menjadi bekal yang baik bagi masa depan mereka," katanya.

Usai meninjau SDN 184 Buahbatu, Erwin melanjutkan monitoring ke SDN 069 Cipamokolan Derwati. Di hadapan para peserta didik baru, ia mengajak seluruh siswa mengikuti rangkaian MPLS dengan penuh semangat dan menjadikannya sebagai awal perjalanan untuk mengukir prestasi.

Menurutnya, keberhasilan seorang pelajar tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh kemampuan bersosialisasi, beradaptasi, serta memiliki akhlak yang baik.

"Semoga melalui MPLS ini kalian menjadi anak-anak yang cerdas, bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga saleh dan salehah, tangguh secara sosial, mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, serta memiliki akhlakul karimah," pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Erwin memberikan apresiasi kepada para guru yang dinilainya memiliki peran sangat besar dalam mencetak generasi penerus bangsa.

Ia mengajak seluruh pendidik untuk menjalankan profesinya dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk ibadah sekaligus investasi amal jariah yang manfaatnya akan terus mengalir.

"Profesi guru adalah profesi yang sangat mulia. Mengajarlah dengan niat ibadah dan sedekah. Ilmu yang bermanfaat akan terus mengalir pahalanya, dan ketika berhasil mendidik anak-anak menjadi pribadi yang saleh dan salehah, itu menjadi investasi amal yang luar biasa," ungkapnya.

Selain memberikan sambutan pada kegiatan MPLS, Wakil Wali Kota Bandung juga meninjau sejumlah fasilitas sekolah, berdialog dengan tenaga pendidik mengenai pelaksanaan proses belajar mengajar, serta berfoto bersama guru dan peserta didik.

Monitoring tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk memastikan pelaksanaan MPLS di seluruh satuan pendidikan berjalan sesuai prinsip ramah anak, inklusif, bebas perundungan, serta berorientasi pada penguatan karakter. Melalui pelaksanaan MPLS yang positif, diharapkan peserta didik baru dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara nyaman dan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.

Editor: Rizki

Komentar